Cara Membuat Passive Voice Dengan 3 Langkah Mudah

  1. Pengertian.
    Passive voice adalah kalimat pasif yang jika kita terjemahkan mengandung makna “di” atau “ter”. Seperti dipukul/terpukul. Passive voice biasanya dipelajari setelah kita memahami ke 16 bentuk tenses. Caranya tidak jauh beda dengan tenses karena pada dasarnya basisnya adalah tenses.
  2. Rumus Praktis.
    Pada dasarnya, rumus utama dari Passive Voice adalah:
    To Be + V3
    Namun dengan banyaknya tenses maka kita juga harus cermat dan kadang ada guru yang menuntut kita untuk menghafalkannya.
    Untuk memahami rumus praktisnya, pahami 3 langkah dibawah ini:

    1. Identifikasi/ketahui dulu mana kata kerja dan apa bentuk kata dasar tersebut.
    2. Buatlah to be dari bentuk kata dasar tersebut dan mengganti kata kerja tersebut dengan V3.
    3. Baliklah posisi subjek dengan objeknya dengan memberi kata by (oleh) sebelum subjek tersebut.
  3. Contoh Penerapannya:
    Rahmat drops the box.

    1. Identifikasi/cari tahu kata kerja utamanya, yaitu: drops, kata kerja bentuk pertama (V1);
    2. Buatlah to be dari kata dasar tersebut (V1). To be bentuk pertama (v1) adalah is, am, are dan yang cocok untuk rahmat adalah “is”;
    3. Kemudian ganti kata dasar (drops) tersebut menjadi V3 sembari sisipkan kata by sebelum subjek (rahmat).
      Jadilah:

    The box is dropped by Rahmat.
    Lebih mudahnya, perhatikan gambar di bawah ini:

Demikianlah penjelasan tentang rumus praktis direct/indirect speech, semoga bisa membantu. Jika kamu suka artikel ini, mohon share dengan like atau tweetnya di bawah ini. Terima kasih.

Tagged , , , . Bookmark the permalink.

Komentar